Senin, 24 Maret 2014


Pengungkit atau tuas adalah salah satu pesawat sederhana yang digunakan untuk mengubah efek atau hasil dari suatu gaya.

Titik tumpu : suatu titik dimana tuas bertumpu
Titik Kuasa : Gaya yang bekerja pada tuas
Beban : Berat benda


Agar pengungkit seimbang maka kita harus menghitung perbandingan lengan beban dan lengan kuasa dengan rumus: 
W x lb = F x lk
Dari persamaan diatas, dapat diketahui bahwa semakin jauh jarak kuasa terhadap titik tumpu, maka semakin kecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban.





~~~@@@~~~

Pengungkit Golongan 1


Saat kita mencabut paku yang tertancap di tembok, paku akan sulit dicabut dengan tangan kosong. Selain itu kita juga memerlukan tenaga yang kuat, sebatang paku juga terlalu kecil untuk dipegang dengan tangan saat mencabut. Kita memerlukan catut untuk mencabut paku dari tembok. nah disini catut menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan I. Pengungkit golongan I memiliki letak titik tumpu (T) yang berada diantara titik beban (B) dan titik kuasa (K). 


Bentuk ini adalah bentuk dasar atau bentuk paling umum dari sebuah pengungkit. Selain catut, alat-alat yang menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan I adalah gunting, pemotong kuku, jungkat-jungkit, dan tang. berikut beberapa contoh gambar alat-alat yang menggunakan prinsip golongan I:





Pengungkit Golongan II




Pengungkit golongan II (disebut juga pengungkit kelas 2) memiliki letak titik beban (B) yang berada diantara titik kuasa (K) dan titik tumpu (T). Kereta sorong, pembuka kaleng, pemecah kemiri dan pemotong kertas merupakan alat-alat yang menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan II. Kereta sorong banyak digunakan oleh pekerjabangunan untuk mengangkut pasir atau material lain. Alat ini berguna untuk membawa benda-benda yang berat. Selain lebih cepat dan mudah, tenaga yang harus dikeluarkan pun lebih sedikit.




Pengungkit Golongan III


Pengungkit golongan III (disebut juga pengungkit kelas 3) memiliki letak titik kuasa (K) yang berada diantara titik beban (B) dan titik tumpu (T). Stapler, pinset, alat pancing dan sapu menggunakan prinsip kerja pengungkit golongan III. Perhatikan letak kuasa, beban, dan titik tumpunya.
 Dengan alat-alat ini tenaga yang kita keluarkan lebih sedikit dan yang jelas mempermudak pekerjaan yang kita lakukan

0 komentar:

Posting Komentar